6 Destinasi Wisata

6 Destinasi Wisata di Kota Padang Yang Wajib Dikunjungi

Sebelum membahas 6 destinasi wisata di Kota Padang, kita wajib mengetahui jika Kota Padang ini sangat terkenal akan sajian khas dan lezatnya.

Nantinya 6 destinasi wisata yang menarik dan beragam akan dibahas di artikel ini yang meliputi alam, pantai hingga museum yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Kota asal cerita legenda Malin Kundang ini sangat cocok untuk dikunjungi bagi yang ingin melakukan traveling.

Kota Padang adalah kota terbesar ketiga di Pulau Sumatera dan kota ini juga menjadi lokasi penyinggahan bagi wisatawan yang ingin menuju Pulau Batu dan Pulau Mentawai.

Obyek wisata pantai di Kota Padang juga tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Pantai Air Manis yang terkenal akan legenda batu Malin Kundang dan Pantai Pulau Pasumpahan yang terkenal akan pantai pasir putih dan air nya yang bisa dibilang cukup jernih.

Berikut ini 6 destinasi wisata di Kota Padang yang sangat menarik dan beragam yang wajib untuk dikunjungi.

Kota Tua Padang

Meskipun tempat wisata yang satu ini terlihat tidak terawat dengan baik, namun tempat wisata ini menjadi obyek wisata yang wajib untuk dikunjungi apalagi sedang berada di kota Padang.

Berbagai bangunan tua yang konon usianya sudah mencapai hampir ratusan tahun menjadi daya tariknya. Bagi yang suka akan sejarah dan budaya, tempat wisata yang satu ini cocok untuk dikunjungi.

Jembatan Siti Nurbaya

Tempat wisata di Kota Padang yang satu ini terkenal akan jembatannya yang sangat indah. Jembatan ini diberi nama Siti Nurbaya karena fungsinya sebagai akses penghubung menuju Gunung Padang yang menjadi latar tempat novel Siti Nurbaya.

Tempat wisata ini membentang sepanjang 156 meter di atas Sungai Batang Aru. Jembatan Siti Nurbaya ini memakan waktu pembangunan infrastruktur yang cukup lama yaitu sejak tahun 1955 hingga 2002.

Selain sebagai jalur akses penghubung, jembatan ini biasanya juga dijadikan tempat untuk melihat matahari terbenam dengan pemandangan Kota Tua Padang.

Museum Adityawarman

Museum Adityawarman resmi dibuka pada tanggal 16 Maret 1977. Nama Adityawarman diambil dari nama raja Malayapura pada abad XIV.

Luas tempat wisata museum ini sekitar 2,6 hektare dengan luas bangunan sekitar 2.855 meter persegi. Di museum Adityawarman terdapat koleksi benda-benda bersejarah baik cagar budaya Minangkabau maupun nasional.

Salah satu koleksi yang paling unik dari museum ini adalah Rumah Bagonjong atau Banjuang yang memiliki arsitektur khas Minang.

Museum Adityawarman ini juga disebut sebagai Taman Mini ala Sumatera Barat karena terdapat beragam benda-benda khas budaya minang yang bersejarah.

Masjid Raya Sumatera Barat

Masjid Raya Sumatera Barat ini berbeda dengan masjid lainnya yang ada di Indonesia karena tidak memiliki kubah di atas bangunannya.

Salah satu masjid terbesar di Sumatera Barat ini unik karena menggunakan arsitektur Rumah Gadang dengan empat sudut lancip khas budaya Minangkabau. Bangunan masjid ini berbentuk lonjong dengan luas mencapai 18.000 meter persegi.

Masjid yang baru dibangun pada awal 2019 lalu ini sangat menarik karena dirancang agar tahan gempa hingga 10 magnitudo. Oleh karena itu, Masjid Agung ini sering digunakan sebagai lokasi evakuasi sewaktu-waktu, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti bencana alam gempa bumi.

Pantai Air Manis

Tempat wisata Pantai Air Manis ini juga sering disebut sebagai Pantai Malin Kundang karena ada sebuah batu yang menyerupai bentuk manusia yang sedang bersujud.

Selain itu, juga terdapat bebatuan yang berbentuk tali tambang kapal serta kayu yang menyerupai bentuk pecahan badan kapal. Penduduk setempat juga percaya jika batu-batuan tersebut tidak hanya sebatas kebetulan, melainkan menjadi bukti jika legenda dari Malin Kundang memang benar adanya.

Pantai Pulau Pasumpahan

Tempat wisata di Kota Padang yang terakhir adalah Pantai Pulau Pasumpahan. Pantai ini terletak di sebuah pulau kecil bernama Pulau Pasumpahan yang berada di sisi barat Pantai Padang dengan luas sekitar 5 hektare.

Pasir di Pantai Pulau Pasumpahan berwarna putih, berpadu dengan jernihnya air laut yang berwarna biru sejauh mata memandang.

Selain itu, permukaan lautnya yang seolah terbagi menjadi tiga warna dengan gradasi warna bening, hijau dan biru jika dilihat dari bibir pantai.

Di pantai ini kita juga bisa duduk bersantai dan berjemur menikmati keindahan pantai, kita juga bisa melakukan snorkeling, berkemah, hingga bermain voli pantai di tempat yang telah tersedia di sekitar Pantai Pulau Pasumpahan.